Sabtu, 09 November 2013

Bilamana Aku Menjadi Guru

yaa untuk kali ini akan saya post tugas dari dosen untuk mengarang bilamana aku menjadi guru kelak. cekidot


Bilamana Aku Menjadi Guru
Guru. Adalah suatu pekerjaan yang dulunya tidak pernah aku impikan. Jelas saja, pekerjaan yang aku cita-citakan sejak kecil adalah dokter. Bagaimana tidak, aku berpikir bahwa dokter adalah pekerjaan mulia. Menyembuhkan orang-orang sakit.
Tapi tidak untuk saat ini. Jalan yang telah kutempuh adalah dunia pendidikan. Tentunya aku kan menjadi guru kelak. Bilamana aku menjadi guru? Menjadi guru bukanlah pekerjaan yang mudah. Tentu saja hal ini sudah kupikirkan jauh-jauh hari sebelum aku  mengambil jurusan yang sedang ku jalani saat ini. Pendidikan matematika.
Guru juga merupakan suatu pekerjaan yang mulia, hematku. Bahkan guru sampai dijuluki sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Kelak bila aku menjadi guru, aku ingin julukan itu tetap melekat. Menjadi guru yang sepenuhnya mengabdi kepada bangsa. Bukan hanya untuk mengejar materi semata. Kan ku didik murid-muridku kelak menjadi generasi yang cerdas bermoral. Bukan generasi pembangkang dan bermental koruptor. Aku tidak saja melihat anak yang ku ajar, tetapi aku akan melihat potensi anak dan yakin bahwa aku sedang mengasah sebuah batu permata yang masih mentah.  Suatu saat –diperlukan waktu dan proses untuk mengasahnya- batu tersebut akan muncul menjadi permata yg indah dan berharga.
Menjadi guru yang bukan hanya sebagai guru di antara murid-murid. Namun juga di masyarakat. Menjadi sosok yang benar-benar digugu dan ditiru, pun diteladani. Ku tanamkan dalam diriku bahwa ketika seorang murid mengalami kegagalan maka bukan berarti murid tersebut yang gagal. Tapi yang gagal adalah gurunya. Maka dari itu bilamana aku menjadi guru, kan kudidik murid-muridku sepenuh hati, dengan kesungguhan mengabdi.
Jika aku menjadi guru yang profeisonal, aku akan mengabdikan jiwa dan ragaku untuk bangsa ini. Aku mengajar dengan tulus dan ikhlas, tanpa memikirkan seberapa besar gaji yang ku terima. Karena ku harus selalu memberikan yang terbaik untuk bangsa, dan tak ingin ada siswa yang putus sekolah hanya karena tidak ada biaya. Aku ingin jadi penerus pengajar bangsa yang bertanggung jawab. Harus mampu menjadi panutan bagi murid kelak, sehingga tingkah laku juga harus kujaga. Selanjutnya aku juga akan menjadi orang tua kedua bagi muridku. Jadi sebagai guru, aku juga harus bisa menjadi teman sharing bagi siswa karena inilah metode pendekatan guru kepada siswa.
Aku juga ingin dihormati oleh murid-muridku nantinya, karena saat ini banyak guru yang kurang dihormati oleh peserta didiknya. Untuk menjadi guru yang profesional, aku akan selalu mengasah kemampuan, dan tetap terus belajar. Open mind dan fleksibel terhadap perkembangan zaman.
Di era globalisasi ini, aku harus memanfaatkan teknologi yang ada. Hal ini akan kuterapkan dalam pemberian materi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang semakin maju saat ini. Sehingga siswa dibuat lebih nyaman atau bahkan merasa seperti tidak belajar karena begitu menyenangkannya. Begitu majunya teknologi saat ini, akan semakin mempermudah proses pembelajaran.
Di  dalam kelas, siswa mempunyai gaya belajar atau kecerdasan yang berbeda, ada yang visual, auditorial, dan kinestetik. Sehingga ketika mengajar, aku harus menggunakan metode yang bisa dipahami oleh semua siswa. Dalam proses pembelajaran, aku akan bersikap fleksibel. Bersikap terbuka terhadap perubahan atau pendekatan baru yang dapat membantuku untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Menerima masukan dari murid-muridku baik berupa informasi maupun kritik dalam mengajar di kelas, yang sifatnya membangun. Serta akan ku ciptakan suasana kelas yang nyaman, menyenangkan, dan tidak membosankan, membuat siswa untuk terampil dan berpikir kritis, tidak malu untuk mengeluarkan ide-ide mereka pada saat belajar bersama di kelas. Sehingga antara diriku dan siswa dapat saling bertukar pikiran dan informasi. Di dalam kelas pun, aku harus selalu aktif terhadap siswa yang kurang aktif. Sehingga dapat ku ketahui apakah setiap siswa telah memahami materi yang ku ajarkan dengan baik.
Guru tidak hanya sekedar mengajar untuk menuntaskan kompetensi tetapi juga mananamkan karakter kepada siswa juga perlu agar siswa yang tadinya kurang baik menjadi baik dan demikian juga dengan moralnya. Karenanya guru adalah pekerjaan yang sangat mulia, pekerjaan mulia ini akan lebih mulia lagi apabila didukung dengan segenap kemampuan terbaik. Maka sudah menjadi keharusan dan kewajibanku untuk menjadi penerus pengajar bangsa yang profesional dan meluruskan paradigma guru yang mulai melenceng, untuk kemajuan dan mencerdaskan anak-anak bangsa.




semoga tulisan ini kelak tercapai yaa. mohon doanya :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar