yaa untuk kali ini akan saya post tugas dari dosen untuk mengarang bilamana aku menjadi guru kelak. cekidot
Bilamana
Aku Menjadi Guru
Guru.
Adalah suatu pekerjaan yang dulunya tidak pernah aku impikan. Jelas saja,
pekerjaan yang aku cita-citakan sejak kecil adalah dokter. Bagaimana tidak, aku
berpikir bahwa dokter adalah pekerjaan mulia. Menyembuhkan orang-orang sakit.
Tapi
tidak untuk saat ini. Jalan yang telah kutempuh adalah dunia pendidikan. Tentunya
aku kan menjadi guru kelak. Bilamana aku menjadi guru? Menjadi guru bukanlah pekerjaan
yang mudah. Tentu saja hal ini sudah kupikirkan jauh-jauh hari sebelum aku mengambil jurusan yang sedang ku jalani saat
ini. Pendidikan matematika.
Guru
juga merupakan suatu pekerjaan yang mulia, hematku. Bahkan guru sampai dijuluki
sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Kelak bila aku menjadi guru, aku ingin
julukan itu tetap melekat. Menjadi guru yang sepenuhnya mengabdi kepada bangsa.
Bukan hanya untuk mengejar materi semata. Kan ku didik murid-muridku kelak
menjadi generasi yang cerdas bermoral. Bukan generasi pembangkang dan bermental
koruptor. Aku tidak saja melihat anak yang ku ajar, tetapi aku akan melihat
potensi anak dan yakin bahwa aku sedang mengasah sebuah batu permata yang masih
mentah. Suatu saat –diperlukan waktu dan
proses untuk mengasahnya- batu tersebut akan muncul menjadi permata yg indah
dan berharga.
Menjadi
guru yang bukan hanya sebagai guru di antara murid-murid. Namun juga di
masyarakat. Menjadi sosok yang benar-benar digugu dan ditiru, pun diteladani. Ku
tanamkan dalam diriku bahwa ketika seorang murid mengalami kegagalan maka bukan
berarti murid tersebut yang gagal. Tapi yang gagal adalah gurunya. Maka dari
itu bilamana aku menjadi guru, kan kudidik murid-muridku sepenuh hati, dengan
kesungguhan mengabdi.
Jika
aku menjadi guru yang profeisonal, aku akan mengabdikan jiwa dan ragaku untuk
bangsa ini. Aku mengajar dengan tulus dan ikhlas, tanpa memikirkan seberapa
besar gaji yang ku terima. Karena ku harus selalu memberikan yang terbaik untuk
bangsa, dan tak ingin ada siswa yang putus sekolah hanya karena tidak ada
biaya. Aku ingin jadi penerus pengajar bangsa yang bertanggung jawab. Harus
mampu menjadi panutan bagi murid kelak, sehingga tingkah laku juga harus kujaga.
Selanjutnya aku juga akan menjadi orang tua kedua bagi muridku. Jadi sebagai
guru, aku juga harus bisa menjadi teman sharing bagi siswa karena inilah metode
pendekatan guru kepada siswa.
Aku
juga ingin dihormati oleh murid-muridku nantinya, karena saat ini banyak guru
yang kurang dihormati oleh peserta didiknya. Untuk menjadi guru yang
profesional, aku akan selalu mengasah kemampuan, dan tetap terus belajar. Open
mind dan fleksibel terhadap perkembangan zaman.
Di
era globalisasi ini, aku harus memanfaatkan teknologi yang ada. Hal ini akan kuterapkan
dalam pemberian materi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang semakin
maju saat ini. Sehingga siswa dibuat lebih nyaman atau bahkan merasa seperti
tidak belajar karena begitu menyenangkannya. Begitu majunya teknologi saat ini,
akan semakin mempermudah proses pembelajaran.
Di dalam kelas, siswa mempunyai gaya belajar
atau kecerdasan yang berbeda, ada yang visual, auditorial, dan kinestetik.
Sehingga ketika mengajar, aku harus menggunakan metode yang bisa dipahami oleh
semua siswa. Dalam proses pembelajaran, aku akan bersikap fleksibel. Bersikap
terbuka terhadap perubahan atau pendekatan baru yang dapat membantuku untuk
memperoleh hasil yang diinginkan. Menerima masukan dari murid-muridku baik
berupa informasi maupun kritik dalam mengajar di kelas, yang sifatnya
membangun. Serta akan ku ciptakan suasana kelas yang nyaman, menyenangkan, dan
tidak membosankan, membuat siswa untuk terampil dan berpikir kritis, tidak malu
untuk mengeluarkan ide-ide mereka pada saat belajar bersama di kelas. Sehingga
antara diriku dan siswa dapat saling bertukar pikiran dan informasi. Di dalam
kelas pun, aku harus selalu aktif terhadap siswa yang kurang aktif. Sehingga
dapat ku ketahui apakah setiap siswa telah memahami materi yang ku ajarkan
dengan baik.
Guru
tidak hanya sekedar mengajar untuk menuntaskan kompetensi tetapi juga
mananamkan karakter kepada siswa juga perlu agar siswa yang tadinya kurang baik
menjadi baik dan demikian juga dengan moralnya. Karenanya guru adalah pekerjaan
yang sangat mulia, pekerjaan mulia ini akan lebih mulia lagi apabila didukung
dengan segenap kemampuan terbaik. Maka sudah menjadi keharusan dan kewajibanku
untuk menjadi penerus pengajar bangsa yang profesional dan meluruskan paradigma
guru yang mulai melenceng, untuk kemajuan dan mencerdaskan anak-anak bangsa.
semoga tulisan ini kelak tercapai yaa. mohon doanya :')
semoga tulisan ini kelak tercapai yaa. mohon doanya :')
