Minggu, 21 April 2013

Faktor Pembentuk Kepribadian Seseorang

lingkungan pergaulan (teman-teman) juga menjadi salah satu faktor pembentuk kepribadian seseorang.
sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Permisalan teman duduk yang shalih dan buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wangi, atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan mendapat bau harum darinya. Adapun tukang
pandai besi, bisa jadi ia akan membuat pakaianmu terbakar, atau kamu akan mendapat bau yang tidak sedap darinya.” (HR. Bukhari No. 2101, Muslim No. 2628)
“Seseorang itu menurut agama teman dekatnya, maka hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927)
Dengan demikian jelaslah, teman pasti akan memberi pengaruh kepada seseorang. Dengarkanlah berita dari Al-Qur`an yang mulia tentang penyesalan orang zalim pada hari kiamat nanti karena dulunya ketika di dunia berteman dengan orang yang sesat dan menyimpang, hingga ia terpengaruh ikut sesat dan menyimpang.
“Dan ingatlah hari ketika itu orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata, ‘Aduhai kiranya dulu aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, andai kiranya dulu aku tidak menjadikan si Fulan itu teman akrabku. Sungguh ia telah menyesatkan aku dari Al-Qur`an ketika Al-Qur`an itu telah datang kepadaku.’ Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.” (Al-Furqan: 27-29)
maka dari itu perhatikan siapa yg menjadi temanmu.
Salam santun dan ukhuwah fillah ^_^

Jumat, 19 April 2013

Allah, Beri Aku Hati yang Baru

Allah, berikan aku hati yang baru.
jika hati ini tak lagi merasa menyesal melanggar aturan-MU
jika air mata ini tak menetes kala ku baca firman-firman-MU
jika tak lagi bisa lembut hati ini kala mengingat dan menyebut asma-MU

Allah, berikan aku hati yang baru.
kala aku menganggap enteng dosa-dosaku
kala aku terlalu arogan dengan kelemahan-kelemahanku
kala aku tak menghiraukan panggilan cinta-MU

Allah, berikan aku hati yang baru.
jika hati ini tak lagi terenyuh melihat saudara-saudara yang kesusahan
jika hati ini tak lagi mengangis melihat mereka yang di sana ;
anak-anak jalanan yang terus memegangi perutnya karena menahan lapar,
ibu-ibu yang menangis karena tak tahu anaknya akan makan apa hari ini,
gadis kecil ringkih yang berjualan koran demi ibunya yang terbaring sakit di gubuknya.
belum lagi mereka yang di sana ;
anak-anak yang mati syahid karena bombardir dan tank-tank IsraHELL laknatullah,
menyusul ayah-ayah mereka di tanah yang harum akan darah para syuhada, Palestina,
para ummahat yang tersenyum di depan jasad anaknya seraya mengucap "sampaikan salam umi pada abimu di sana ya nak":')

Wahai Allah, sungguh, beri aku hati yang baru
kala hatiku tak tergerak untuk membantu mereka,
bahkan untuk mendo'akan saja aku ENGGAN dan berkata "itu bukan urusanku!"
Wahai Allaah, terbuat dari BATU kah hati?
atau sedang TIDAK mempunyai hati?

Wahai Allah, hati siapa ini?
hatiku kah?
atau hati KAMI, hati KAMI SEMUA?
Ighfirlana Rabbanaa, Ighfirlana Rabbanaa.
Ampuni ke-mati-an hati kami ya Allah..
Beri kami hati yang baru.


"CARILAH HATIMU DI 3 TEMPAT''
carilah hatimu sewaktu membaca Al-Qur'an,
jika tidak kau temui,
carilah hatimu ketika mengerjakan sholat,
jika tak kau temui juga,
carilah hatimu ketika kau duduk bertafakur mengingat mati,
jika tak kau temui juga,
maka berdo'alah pada Allah,
mintalah hati yang baru.
karena hakikatnya pada saat itu kau tidak lagi mempunyai hati.
[Imam Al-Ghazali]
createdby: rhyrhyzhaa

Filosofi Burung Rajawali

~~ BURUNG RAJAWALI ~~
Rajawali merupakan jenis unggas yg mempunyai umur paling panjang di dunia, dapat mencapai 70 thn... Tapi untuk mencapai umur itu seekor Rajawali harus membuat keputusan besar pada umurnya
yang ke 40...

Saat umur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruh menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dada, sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal. Sehingga menyulitkan saat terbang... Saat itu, ia hanya mempunyai 2 pilihan: Menunggu kematian atau menjalani proses transformasi yang menyakitkan selama 150 hari...

Saat melakukan transformasi itu, ia harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses berlangsung...

Pertama, ia harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya. Dan kemudian menunggu tumbuhnya paruh baru... Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yg baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu...

Suatu proses yg panjang dan menyakitkan...
5 bulan kemudian, bulu2 yang baru sudah tumbuh. Ia mulai dapat terbang kembali...
Dengan paruh dan cakar baru, ia mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi..!

Filosofi BURUNG RAJAWALI
Burung Rajawali melakukan empat hal ketika “mencari mangsa”;
01. Terbang tinggi.
02. Ambil keputusan.
03. Aksi.
04. Cengkram.

Cobalah kita renungkan, dan aplikasikan dalam “mencari kerja”…

01. “Terbang Tinggi”:
Di ketinggian, kita dapat melihat pandangan yg luas. Maka bukalah wawasan seluas-luasnya terhadap segala kemungkinan lowongan pekerjaan yg sesuai dengan beberapa potensi yang kita miliki...
Kadangkala bidang pekerjaan yang semula tidak pernah terpikirkan, bisa jadi justru itu yang Tuhan berikan kepada kita...

02. “Ambil Keputusan”:
Ambil keputusan secepatnya. Karena kesempatan belum tentu terulang dua kali.. Keputusan yang dibuat saat ini, satu jam atau satu hari kemudian tetaplah harus diputuskan. Jadi jangan buang-buang waktu/ kesempatan...

03. “Aksi”:
Keputusan tanpa aksi hanyalah sebuah angan-angan. Maka segeralah berbuat, mulai langkah
pertama... Tulis surat lamaran kerja.! Lanjut langkah berikut: Kirim, monitor dst...

04. “Cengkram”:
Setelah pekerjaan didapat, maka pertahankan dengan kuat... Memang dinamika hidup selalu ada, misal suasana kerja kurang kondusif, bos yg pemarah, intrik- intrik sesama rekan kerja, gosip, dll… Namun hal tu jangan membuat kita menyerah. Justru jadikan itu pemicu untuk membuat kita lebih kuat... Kemanapun kita pindah kerja, masalah pasti selalu ada... Burung rajawali membawa pesan spirit filosofis dan spirit motivasional yang sangat tinggi...

Rajawali terlatih dan terbiasa terbang tinggi. Bahkan terbang di tengah badai dengan kecepatan tinggi dan ketajaman mata yang sangat mengagumkan... Rajawali tidak seperti burung lainnya, yang mempunyai daya jangkau dan jarak pandang yang sangat terbatas, melihat ombak, badai dan gunung sebagai great wall permasalahan...

Rajawali melihat dibalik semuanya tersedia peluang besar... Rajawali sangat percaya diri dan berlatih dgn sungguh..! Saatnya kita belajar dari spirit of the eagle untuk memenangkan pertempuran di pasar modal maupun di pasar kehidupan… :)

Rajawali adalah burung yang kuat, kokoh, penuh wibawa, lembut, dan penyayang anak nya... Rajawali dapat memaksimalkan jalan hidup nya, melewati berbagai kesulitan yang menjadikan dia lebih berkwalitas. Sehingga di akhir hidup nya dia mati dengan meninggalkan suatu kebanggaan...

Dalam sebuah perjuangan demi mencapai suatu impian, kisah hidup burung Rajawali yang tidak mudah menyerah memberikan satu inspirasi bagi setiap orang dalam meniti karier...
Semakin kencangnya badai, semakin tinggi pula burung rajawali terbang melintasi badai itu...